Untukmu Yang Telah Menerima Pengumuman Hasil SBMPTN

Assalamu’alaykum, Tetangganet! Apakah hari ini adalah hari yang mendebarkan bagi Tetangganet? Jika Tetangganet adalah salah satu dari para lulusan SMA/SMK/MA yang mengikuti SBMPTN, atau keluarga dan guru-guru mereka, pasti hari ini adalah hari yang menegangkan.

Bagaimana tidak? Setelah tenaga, waktu, pikiran, dan emosi yang dicurahkan untuk berusaha masuk ke perguruan tinggi negeri, hari ini akhirnya pengumuman hasil SBMPTN dipublikasikan juga.

Saya sendiri juga termasuk dari kalangan yang menunggu kabar. Kabar baik, maupun kabar buruk. Apapun kabarnya, jika murid-murid saya bersedia memberikan kabar, berarti mereka sedang tidak dalam keadaan terpuruk, insyaAllah.

Tentu ada banyak drama yang terjadi hari ini. Entah itu jaringan internet, menunggu server memberikan respon, atau hasil yang keluar sudah sesuai atau belum sesuai harapan.

Apapun hasilnya, saya ingin mengucapkan selamat, ya, Anda sudah melewati satu tahapan hidup ini. Bergembiralah bahwa Anda masih bernafas hingga detik ini, walaupun jantung Anda sudah mulai berdebar kencang semenjak tadi malam.

Bagi adik-adik yang dinyatakan diterima di jurusan dan perguruan tinggi negeri idamannya, saya ucapkan selamat, ya. Target Anda selanjutnya sudah terlihat jelas. Jangan terlena, dan jangan takabur. Setelah ini, perjuangan Anda di dunia kampus baru akan dimulai.

Bagi adik-adik yang belum mendapatkan hasil yang diharapkan, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Sedikit sedih boleh saja. Tapi ini bukan akhir dunia.

Percayalah, semua ini adalah keputusan Allah. Dan keputusan Allah pasti baik untuk kita. Kita tunggu saja, hikmah apa yang muncul dari peristiwa ini.

Masih banyak kesempatan yang terbuka di depan Anda. Masih ada ujian-ujian mandiri dari masing-masing perguruan tinggi. Masih ada perguruan-perguruan tinggi swasta juga membuka kesempatan, bahkan beberapa di antaranya bersedia memberikan beasiswa, lho.

Masih banyak tempat-tempat menuntut ilmu di luar perguruan tinggi. Untuk berkarya, tidak perlu kita menjadi seorang sarjana terlebih dahulu.

Gap year bukanlah hal yang memalukan, asal kita tetap produktif. Memilih bekerja dulu juga adalah hal yang mulia.

Kegagalan seseorang masuk ke perguruan tinggi tidak mendefinisikan orang tersebut. Namun, kebangkitan seseorang yang pernah gagal, itulah yang akan selalu menjadi inspirasi bagi orang lain.

Bukanlah kita tidak mengenal Thomas Alva Edison sebagai orang yang kalah dari Nikola Tesla dalam menerapkan transmisi listrik jarak jauh? Tetapi kita mengenangnya sebagai orang yang berhasil menciptakan bola lampu setelah ribuan kali kegagalannya.

Teruslah berjuang. Teruslah berkarya. Kemanapun takdir membawamu, jadilah yang terbaik. Wassalamu’alaykum.

1 Komentar

  1. Selamat menunggu kabar kak Nia. Kabar apapun yang didapat, semoga kabar-kabar itu baik untuk mereka juga.. Aamiin

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar, tapi bukan link hidup ya