Mengejar Pekerjaan Impian

 

Menemukan karir idaman

Assalamu’alaykum, Tetangganet. Pernahkah Tetangganet merasa sangat berat bangun tidur setiap paginya, terutama di hari Senin? Bayangan akan pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk, dan tambahan tugas dari bos seakan menarik Tetangganet kembali ke dalam rengkuhan selimut. Ketidaksukaan pada pekerjaan, yang saat ini sedang digeluti, malahan bisa membuat kita kurang bersyukur.

“Bukankah bumi Allah itu luas?” begitulah saya pernah mendengar. “Bukankah yang halal itu lebih banyak daripada hal yang dilarang?”

Kata-kata tersebut pernah menampar-nampar hati saya. Bagaimana bisa pekerjaan yang baik bisa membuat saya tidak bersyukur? Sedangkan ada banyak orang di luar sana yang begitu susahnya mendapatkan mata pencaharian? Sungguh diri ini manusia yang bodoh.

Setelah mendengarkan audiobook mengenai rahasia orang-orang di pulau Okinawa yang dapat hidup sehat dan bahagia hingga usia ratusan tahun, saya menyadari bahwa masalah ketidakcocokan dengan pekerjaan dan mendapatkan pekerjaan impian adalah masalah yang dihadapi banyak sekali orang di dunia, tanpa mengenal ras, budaya, maupun tingkat ekonomi.

Jika Tetangganet menganggap bahwa pekerjaan impian adalah pekerjaan yang menghasilkan uang yang banyak, anggapan ini tentu kurang tepat. Betapa banyak orang rela meninggalkan pekerjaan dengan gaji fantastis, demi kembali hidup nomaden dengan penghasilan tak menentu. Ada juga yang pekerjaannya hanya dapat menghidupi seseorang dengan sederhana, namun orang tersebut selalu merasa bahagia.

Ya, uang memang dibutuhkan untuk hidup, tapi setiap orang punya kadar kebutuhan masing-masing. Jadi pastinya setiap orang memiliki kriteria sendiri-sendiri mengenai pekerjaan impian masing-masing.

Ada orang yang butuh keteraturan dan serba disiplin waktu dalam bekerja. Ada juga yang butuh fleksibilitas.

Ada yang cepat bosan. Ada yang mudah cemas dengan hal-hal yang baru.

Ada yang bahagia ketika bekerja dengan orang banyak. Ada juga yang lebih suka bekerja dalam hening dan kesendirian.

Ada yang suka dengan kebebasan. Suka keliling dunia, misalnya. Ada juga yang lebih bahagia apabila bisa dekat dengan keluarga setiap saat.

Hmmm… Bagaimana kriteria pekerjaan impian Tetangganet?


Menemukan Pekerjaan Impian

Konsep ikigai untuk menemukan pekerjaan impian telah banyak dibahas di berbagai media. Ikigai secara garis besar berarti makna hidup. Ia adalah irisan dari apa yang yang disenangi, keahlian apa yang bisa ia lakukan, apa yang dibutuhkan dunia, dan untuk keahlian apa orang lain bersedia membayarnya.

Orang-orang Jepang menjalani hidup dan profesi mereka sesuai dengan ikigai masing-masing. Karena itulah mereka selalu bersemangat bangun pagi dan bahkan mereka tidak mengenal kata ‘pensiun’ apabila sudah berkarya sesuai dengan ikigai mereka.

Untuk mengenali ikigai, seseorang harus benar-benar mengenali dirinya sendiri dan mengenal lingkungan sekitarnya.

Selain itu, mengekspos diri sendiri dengan berbagai macam bidang keahlian juga menjadi salah satu cara untuk menemukan pekerjaan yang diimpikan.

Namun, ada kalanya pekerjaan impian itu sebenarnya ada di dalam pekerjaan yang kita sedang tekuni saat ini. Hanya saja pekerjaan itu perlu kita dalami atau kita sesuaikan. Jadi tetap buka mata, buka hati. Jangan sampai yang dekat tidak terlihat karena kita terlalu sibuk mencari di kejauhan, ya.


Cara mendapatkan pekerjaan impian

Jika Tetangganet sudah menemukan jenis pekerjaan yang ingin Tetangganet tekuni, berusahalah untuk mendapatkannya.

1. Berani Mencoba

Beranikah diri untuk mencoba hal-hal baru yang berkaitan dengan pekerjaan idaman Tetangganet. Jika Tetangganet ingin menjadi pengusaha, cobalah buka usaha baru. Jika Tetangganet ingin menjadi penyanyi, cobalah ikuti audisi-audisi. Jika Tetangganet ingin jadi penulis, cobalah kirim naskah Tetangganet ke penerbit-penerbit. Jangan takut untuk mencoba.

2. Luangkan waktu

Jika pekerjaan saat ini tidak sesuai dengan impian, cobalah luangkan waktu khusus untuk pekerjaan idaman Tetangganet. Dedikasikan akhir pekan, misalnya, khusus untuk pekerjaan tersebut. Tambahkan durasi, jika pekerjaan sampingan idaman Tetangganet ini sudah mulai mencukupi kebutuhan finansial. Semoga suatu saat nanti Tetangganet bisa menekuni pekerjaan impian secara full-time.

3. Terus belajar dan benahi diri

Setiap urusan ada ilmunya, begitu kata orang bijak. Maka, kita pun harus memiliki ilmu dalam hal pekerjaan yang kita tekuni tersebut. Ada banyak tutorial, seminar, workshop, open course, dan bahkan kesempatan magang terbuka. Menyisihkan sedikit lebih banyak modal untuk investasi keahlian jangka panjang tentunya tidak akan pernah sia-sia.

Dari ilmu yang didapat, segera benahi diri. Jadilah lebih ahli, maka akan lebih banyak orang yang akan membutuhkan keahlian Tetangganet.

4. Bergabung dengan komunitas

Banyak sekali manfaat dari bergabung dengan komunitas. Selain bisa mendapatkan banyak ilmu gratis, Tetangganet akan mendapatkan banyak koneksi dan dukungan apabila ada kendala.

Saat ini setiap komunitas pasti punya berbagai kanal sosial media yang bisa diikuti. Tetangganet bisa mencari komunitas yang sesuai di facebook, instagram, atau media sosial lain.


Mengubah Pekerjaan Impian

Pada setiap fase hidup, setiap orang bisa saja mengalami perubahan dengan kebutuhan dirinya dan lingkungannya. Kebutuhan ketika kita berusia 20 tahun, tentu berbeda dengan kebutuhan kita di usia 60 tahun. Demikian juga, Tetangganet tidak perlu khawatir apabila pada suatu saat ingin merubah pekerjaan impian Tetangganet. Pilihan pekerjaan impian tidak harus saklek, kok. Fleksibel saja. Yang penting Tetangganet tetap menjalaninya dengan bahagia.

Sekian postingan saya kali ini. Semoga Tetangganet mendapatkan kebahagiaan dalam pekerjaan-pekerjaan Tetangganet. Wassalamu’alaykum.


*Foto cover dari Canva

0 Komentar