3 Tips Memilih Water Heater untuk Meningkatkan Kenyamanan Rumah

 

Memilih Water Heater agar Rumah Tambah Nyaman

Assalamu’alaykum, Tetangganet, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga Tetangganet sedang dalam keadaan sehat dan bahagia bersama keluarga di rumah.

Rumah adalah salah satu tempat terpenting dalam hidup kita. Sejauh apapun kita pergi, kita selalu ingin pulang ke rumah. Rumah menjadi tempat kita untuk melepas lelah dan mengumpulkan energi untuk kembali berjuang di esok hari. Kenyamanan rumah menjadi faktor penting yang mempengaruhi kualitas hidup kita.

Coba Tetangganet bayangkan, seusai berkutat dengan pekerjaan kantor, lalu berjibaku dengan debu-debu jalanan, Tetangganet disambut dengan pemandangan rumah yang asri. Kemudian Tetangganet bisa meregangkan otot yang penat dengan mandi air hangat. Setelah itu Tetangganet makan malam sambil berbincang dengan seluruh anggota keluarga. Lalu Tetangganet bisa tidur dengan lelap sepanjang malam. Esok paginya, tentu Tetangganet sudah kembali bersemangat untuk bekerja.

Meningkatkan Kenyamanan Rumah dengan Memasang Water Heater


Mandi air hangat selepas kerja memang sangat menyenangkan. Namun, memanaskan air secara manual dengan kompor, sangat repot dan beresiko tumpah. Apalagi kalau ada anak kecil. Duh, harus ekstra hati-hati, deh!

Jika Tetangganet ingin mendapatkan manfaat dari mandi air panas setiap hari, tapi tidak mau repot, memasang water heater di kamar mandi bisa menjadi salah satu solusi. Dengan memasang pemanas air di kamar mandi, mandi air hangat menjadi lebih praktis. Tinggal menyalakan pemanas air dan mengatur suhu sesuai keinginan. Tidak perlu ribet memindah-mindahkan air.

Tetangganet ingat, tidak, saya pernah melakukan riset kecil-kecilan mengenai penggunaan water heater untuk kamar mandi rumah? Saya penasaran, siapa saja, sih, yang menggunakan water heater di rumahnya?

Ternyata banyak kalangan harus menggunakan air hangat untuk mandi setiap harinya. Misalnya bayi, anak-anak, dan lansia. Tubuh mereka lebih rentan terhadap air dingin. Orang-orang yang tinggal di daerah pegunungan biasanya juga memakai water heater karena cuaca selalu dingin saat mereka harus mandi.

Selain itu juga orang-orang yang memiliki sensitifitas terhadap air dingin, seperti alergi atau autoimun. Ibu saya, misalnya, setelah terdiagnosa terkena penyakit autoimun, setiap harinya harus menggunakan air hangat untuk mandi untuk mencegah biduran pada kulit beliau.

Water heater biasanya dipakai di penginapan-penginapan agar tamu dapat merelaksasikan ototnya dengan mandi air hangat setelah perjalanan jauh.

Tetangganet: “Perjalanan hidupku ngantor dan PP kantor-rumah juga jauh, kok!”
Saya : “Iya, deh, iya. Pasang water heater di rumah juga oke banget”

Memilih Water Heater untuk Rumah Anda


Namun, sebelum Tetangganet memutuskan untuk memasang water heater, ada beberapa hal yang perlu Tetangganet pertimbangkan dalam memilh water heater. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pertimbangkan siapa saja yang akan menggunakan water heater di rumah Anda

Sebelum memutuskan membeli water heater, Tetangganet perlu mempertimbangkan siapa saja yang akan rutin menggunakan water heater ini. Hal ini penting agar kita bisa menentukan ukuran tangki yang tepat.

Jangan sampai kita membeli water heater dengan ukuran tangki yang terlalu kecil sehingga sebagian anggota keluarga akan kehabisan air panasnya dan harus menunggu proses pemanasan airnya kembali. Bete banget, kan, kalau di tengah-tengah mandi air hangat, tiba-tiba airnya berubah dingin?

Berikut adalah rekomendasi ukuran tangki sesuai dengan jumlah anggota keluarga:

Rekomendasi Ukuran Tangki Water Heater menurut jumlah pengguna


2. Pertimbangkan sumber energi yang akan dipakai water heater


Water heater muncul dengan berbagai jenis. Ada water heater listrik. Ada juga yang berbahan bakar gas. Selain itu ada juga yang menggunakan panas matahari sebagai sumber energinya sehingga sering disebut solar water heater.

Water heater listrik

Tetangganet dapat memilih water heater listrik jika tidak ingin repot bolak-balik isi ulang gas. Ada kendala kelangkaan bahan bakar gas? Nggak masalah. Asal listrik masih mengalir di rumah, water heater ini masih tetap dapat berfungsi normal. Banyak yang memilih water heater listrik karena praktis dan dapat diandalkan.

Namun, Tetangganet perlu cek dulu daya listrik rumah Tetangganet. Sehingga penggunaan water heater listrik tidak mengganggu penggunaan alat-alat listrik lain di rumah. Selain itu, Tetangganet juga perlu mempertimbangkan apakah di daerah Tetangganet sering terjadi pemadaman atau tidak.

Water heater gas

Jika rumah Tetangganet memiliki daya listrik yang rendah, Tetangganet bisa memilih water heater gas sebagai alternatif. Namun, Tetangganet perlu sedikit repot mengisi ulang gas apabila gasnya sudah habis.

Water heater solar

Karena menggunakan energi dari matahari, water heater ini tidak bergantung pada pasokan listrik maupun gas. Apalagi kita hidup di negara tropis dengan panas matahari berlimpah. Water heater solar juga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan. Kalau Tetangganet pejuang sustainability, pasti deh, pilih yang ini.

3. Pilihlah water heater dari merek terpercaya


Jelas dong, kita harus pilih merek yang memberikan jaminan keselamatan untuk keluarga kita. Pastikan memilih produk yang awet, bergaransi lama, dan terjamin keamanannya. Jangan sampai niat kita membuat rumah tambah nyaman, malah berakhir menjadi duka.

Salah satu merek yang direkomendasikan adalah Ariston. Sebagai merek pemanas air global, Ariston memberikan kualitas produk dan layanan yang sudah pasti terjamin. Apalagi Ariston memiliki komitmen untuk terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan.

Semoga rumah Tetangganet semakin nyaman setelah memasang water heater, ya. Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Wassalamu’alaykum.

9 Komentar

  1. Kalo mau pasang water heater kayaknya lebih milih yang solar. Selain hemat listrik dan gas, matahari disini juga sangat-sangat melimpah. Maklum daerah pantai yang panasnya pake banget wkwk.

    BalasHapus
  2. berasa di hotel terus nih.. colek pak su nih biar disiapin, hehe mana masak air mulu kalau mandi hehe...

    BalasHapus
  3. Aku juga sedang mempertimbangkan water heater yang bagus. Sesuai dengan kebutuhan rumahku. Sekarang aku coba cari tahu merk Ariston sebagai water heater.

    BalasHapus
  4. Hinggi kini dua anak saya masih mandi dengan air hangat. Mungkin harus mempertimbangkan untuk memasang water heater. Terima kasih tipsnya, Mbak. Saya jadi ada gambaran.

    BalasHapus
  5. Ariston, kalau ga salah ini merk water heater yang sudha lama banget ya, legend, walaupun banyak yang baru, tetapi Ariston tetap juara nih sepertinya

    BalasHapus
  6. Kami sekeluarga tim mandi air hangat tetapi masih ragu pasang water heater karena air di rumah masih air tanah yang kadang menyisakan kerak. Ada tips nya kah untuk solusi air nya biar bisa pakai water heater?

    BalasHapus
  7. aku kok enggak kepikiran ya mbak, pakai water heater. Karena mungkin di sini lebih seringnya cuaca oanas. So far, bisa dipertimbangkan untuk memanjakan diri dan anak di rumah pasti senang karena tidak ada lagi alasan nggak mau mandi karena dingin. Padahal, airnya seger, kwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga awalnya tidak kepikiran, Mbak. Tapi setelah ibu terkena penyakit autoimun, harus selalu rebus air dulu buat mandi. Jadi kepikiran kalau pakai water heater lebih praktis.

      Hapus
  8. Klo aku sendiri disini sudah pake water heater yang listrik cuma ngga tau yang kapasitas berapa. Klo udah ada yang mandi ya kita nunggu beberapa jam sich, nunggu airnya panas lagi

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar, tapi bukan link hidup ya